jump to navigation

5 Menit December 19, 2007

Posted by zerocross in Poetry, Uncategorized.
trackback

Fiuh,akhirnya nulis blog lagi,setelah berbagai hal yg terjadi akhir2 ini :D.

5 Menit ? Kata-kata yg tentunya cukup sering kita denger. 5 Menit = 300 detik ? Well,I don’t mean that one ~_~

Hm… akan diilustrasikan sebagai berikut :

Ada 1 orang yang lagi makan bakso,  karena saking licin dan gesitnya si bakso yg disertai kurangnya keahlian orang tersebut menggunakan garpu , maka jadi berguling guling sambil berjumpalitan deh si bakso hingga akhirnya berhenti di sudut pinggiran meja (pas bener -_-”) .Orang itu kemudian segera mencomot tuh bakso ke mulutnya sambil bilang “Ah,belum 5 menit :D

Kita ilustrasikan lagi dengan kejadian yg agak berbeda.Kali ini si bakso bukan jatuh ke meja, tapi jatuh ke lantai yang dipenuhi dengan semut,kecoa, yang disertai dengan debu ~_~ . Apa dia bakalan blg “Ah,belum 5 menit” ? W rasa sih ga,kecuali kalo dia rakus + kelaparan banget :D

Dalam kehidupan ini, kita dihadapkan pada berbagai hal, seperti ilustrasi di atas, yang kadang (atau sering?)  kita “negosiasi” kan, dengan berbagai jenis alasan, walaupun kita tahu kita melakukan hal yg salah.Misalnya, menyontek ketika ujian, dengan alasan ga ngerti apa yg diajarin dosen (walau faktanya emang gitu ^^) , yg tetep aja pada faktanya nyontek itu ga boleh.

Atau ketika mencoba obat-obat terlarang, yg awalnya dengan alasan iseng & pengen tau, yg kemudian berakhir dengan ketagihan.Dan masih ada berbagai hal lainnya yg tentunya terlalu banyak utk ditulis disini ~_~

Yang sebenarnya, hal tsb berdampak buruk kepada kita, karena kita menjadi orang yg seringkali beralasan dan ber “negosiasi“. Dengan “negosiasi” tsb, membuat kita berkompromi, yang pada akhirnya membuat kita menghalalkan segala cara demi mencapai apa yg kita inginkan.

Tampaknya, w jg perlu belajar , untuk tidak selalu “negosiasi“, hehe

And info tambahan , hari ini adalah Ultah adik gw, yg ke 16 , I just wanna say : Happy B’day Mei.

I prayed that may u become more clever,more pretty :D, more humble , more dilligent, and have a stronger heart to face this world :D

And for today poem :

Heartless Tears

He still there,together with the darkness
Passion & love were not exist in his heart
Standing in the bloody war
While holding the sword

Tears come down from his eyes
With no expression,no emotion
As if it’s a divine curse
That’ll never gone,binding him

Dust scattered everywhere
Saying goodbye for him
The nameless lone warrior
With heartless tears

Comments»

1. CeRuLeaNSpHyRnA - December 19, 2007

well… g aga kurang nangkep se yang dimaksud lo negosisasi gimana..

kalo dari cerita yang g tangkep.. 1 hal yang sama atau statement bisa jadi bener / bisa dipake di satu situasi tapi belon tentu di sisi lain….

sama2 belon 5 menit tapi satuna sitkonnya si bakso jatuh di meja.. 1 lagi jatuh di lantai yang yikes!

2. zerocross - December 19, 2007

@adrian
hmm, kurang nangkep ya? atau emg u yg lemot dri :D ? haha
maksudnya disini kita me”negosiasi”kan sesuatu yg ga seharusnya.

Misalnya, kita menggunakan narkoba dengan alasan yg awalnya coba2, padahal sebenarnya kita tau kalo itu adalah hal yg ga bener, tapi karena alasan ingin tahu & coba2 , kita “negosiasi” kan hal tsb dan jadilah menggunakan narkobanya ~_~

3. Xander™ - December 19, 2007

pin, wajar, adrian emang anomali dagu… wkwkwkwkwkwk…
negosisasi –’

memang bener pin, terkadang kita ga bisa ngelawan diri kita sendiri, terlalu banyak kompromi dengan diri kita, dan itu biasanya mengakibatkan kita menjadi kalah dari ego yang menguasai diri kita. akibatnya jelas buruk, tujuan utama menjadi tidak tercapai, hanya mementingkan kepuasan diri, yang biasanya berujung pada kemalasan…

terkadang itu yang harus kita lawan, jangan terlalu sering ber”negosiasi” dengan diri sendiri… hehehehehe…

Regards,
Xander™

4. CeRuLeaNSpHyRnA - December 21, 2007

analogi dalam ceritanya dan kesimpulan.. i got what u meant perfectly.. kaya yang alek bilang cari alasan buat kompromi dengan diri sendiri.. justru alek itu yang lemot.. maklum otak kambing

dalam cerita itu.. lo lebih nekenin 2 situasi yang berbeda.. satu bakso jatuh di meja 1 bakso di lantai…kalo dari analogi lo.. saat bakso jatuh di meja lo bisa negosiasi.. sementara saat bakso jatuh lo ga bisa.. intinya negosiasi ini ga bisa berlaku di semua situasi kan..

what i meant.. antara cerita dan kesimpulan agak kurang singkron.. walaupun g ngerti maksud lo.. lo ngencoba buat 2 situasi di mana ada situasi yang kita terkadang negosiasikan.. cuma jadi kurang menekankan kesimpulan.. mengganjal gitu :)

5. zerocross - December 22, 2007

@alek
bener itu lek, nangkep ya lek :D
wokwokwokw

mari kita belajar utk ga sering2 negosiasi dgn diri sendiri lek :D

@adrian
si alek uda bener kan dri ~_~

dri,sebenarnya negosiasi ketika tuh bakso jatuh di meja menurut u benar ga?

OK, u can see that the table was clear, but can u guarantee that it’s clear 100 % ?
apalagi kalo orang itu punya perut yg juga sensitif ( i think u know someone like that :D ) , bisa aja abis makan bakso itu jadi sering2 ke WC buat bergulat
wokwowkowk

yah walaupun jg ga menutup kemungkinan kalo ada orang yg kebal terhadap kuman di meja tsb :D

the choice is up to the person him/herself

6. Benhard Adolf - December 22, 2007

hei yo’ there!!
it’s been a very long time not seeing you around..so howdy, pin?

negotiation? or I prefer the term, “compromising”..yap, sometimes it ain’t such an easy things to overcome..the place, the community you have been into, the environment surround you..all of ‘em forced to do something we actually wont do..it is our call..decide what’s the best for us..yeah, talk is cheap, isn’t it?

anw, i kinda’ agree with your friend, Adrian (i guess)..you don’t make a good analogy up there..it is just instigate a wrong perceive..he-he

but overall, you are ROCK, bro!!!!keep writing!!

Regards,
Benhard.Adolf

7. CeRuLeaNSpHyRnA - December 23, 2007

justru karena meja dan lantai itu sama2 ga bersih pin –’.. makanya jadi masalah.. karena kedua-duanya ga bersih tapi dalam pandangan kita punya “kadar ketidakbersihan yang berbeda”.. 1 situasi di mana acceptable, 1 situasi di mana ga acceptable..negosiasi ga selalu dilakukan..

i understood what u were trying to say tho.. nvm :)

8. zerocross - December 23, 2007

@adrian
nah, get the point juga dri :D

wokwokwokw

9. zerocross - December 26, 2007

@benhard
mesti approve dulu rupanya ~_~, sori baru liat

i’m fine ben,how bout u :D
long long time no see,heheh

i c, another misunderstanding
i’ll try to do better next time so that won’t misunderstand again :D

well,this’s life, not everything will always happen as our desire o.O
but it’s up 2 us,either follow the flow or take another route or move against the flow :D

thx & Merry Christmast ben :D

10. chocodile - January 4, 2008

Well, belajar untuk tidak bernegosiasi terhadap hal tertentu emang perlu…
Fleksibel perlu tapi tegas jg penting…
GW aja msh blajar buat membagi yg mana hal” yg perlu di’fleksibel’in, yang mana yg perlu gw bawa tegas…
Gud luck deh Pin :$

11. kikis - January 7, 2008

wah2 g baru baca blog u pin..
g suka quote2 u yg ada di status YM, ternyata u bikin sendiri toh.

kebetulan gw sama richard lg debat tentang kompromi dalam hidup, baca2 ini eh kok nyambung ya. ada yg blg,

u want n u compromise, that’s life

kalimat lengkapnya
“U want & u get, that’s luck, U want & u wait, that’s time. U want but u compromise, that’s life. And U want & u wait & u don’t compromise that’s LOVE.”

si richard gak setuju, katanya hidup tuh mustinya ga kompromi, hidup adalah perjuangan katanya haha.. justru cinta yg benernya musti banyak kompromi.

ada tanggapan?

12. zerocross - January 8, 2008

@chocodile
yup, mungkin emang ada beberapa hal yg bisa kita “fleksibel” kan , walau fleksibel itu sendiri relatif terhadap setiap orang :D
asal jangan kebanyakan fleksibelnya tuh,wakaka

@kikis
hmm, i c , thx commentnya :D

memang, “seharusnya” hidup itu ga kompromi, namun bisakah kita hidup tanpa kompromi ? Gw rasa sih bisa, tapi apakah u sanggup :D ?

Well, i guess it depend on the person, after all :D

nice quote kis :D

btw, kalo u blg Love dikompromikan, bukannya Life itu sendiri telah dikompromikan, karena Love & Life bukanlah hal yang dapat berjalan masing2.Apa bisa u Life without Love or Love without Life ?